Sunday, April 2, 2017

Kenapa Islam di Indonesia penuh warna?


Duduk bersama seorang dosen UIN ahli sejarah sekaligus peneliti sejarah Islam, gak terasa lebih satu jam mendengar cerita beliau tentang penyebaran Islam di negri ini, dari situ banyak pertanyaan saya yang selama ini belum menemukan jawaban akhirnya terjawab sudah.
Singkat cerita Islam sudah dikenal lama di nusantara, sejak kerajaan-kerajaan kuno yang masih menganut animisme atau hindu. Mendengar cerita beliau tentang bukti sejarah adanya pengaruh Islam yang datang kebanyakan dari paham syi'ah fatimiyah, tassawuf Ustmani Turki dan Gujarat India menjadikan warna Islam sangat berwarna sesuai para pendakwahnya. Dan hal menjadikan Islam berbudaya mirip amalan2 kaum syi'ah dan tassawuf, seperti bertawassul kepada kuburan para orang yang dianggap suci, suka mengamalkan maulid nabi yang menurut sejarah Islam pengamal pertama amalan ini adalah syi'ah fatimiyah di Irak dan masih banyak lagi kemiripan dengan asal sumbernya. Dan ini berlangsung lama, berabad-abad sehingga ketika suatu saat disampaikan sesuatu yang sesuai syariat asli Islam terjadi pertentangan, karena amalan2 itu sangat jauh dari kaidah syar'i. Hal ini dipahami oleh kebanyakan umat muslim yang awam bahwa ajaran yang lama adalah yang biasa mereka amalkan sejak nenek moyang mereka berabad-abad yang Islam lampau, sementara yang syar'i dianggap paham baru, dan terutama dianggap perusak kesenangan mereka, sejatinya yamg benar adalah terbalik, yang syar'i adalah paham Islam yang benar sesuai yang diamalkan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dan para sahabat nya.
Dalam sebuah kajian ada seorang jamaah bertanya kepada Ustadz Maududi Abdullah, "ya ustadz kenapa saya baru tau paham Sunnah, kenapa sebelumnya tidak tersampaikan?", ustadz menjawab, " panjang cerita sejarah masuknya ke negri kita ini, banyak versi dan banyak jalur mungkin puluhan versi penyebaran dakwah Islam di Nusantara, namun apapun yang terjadi dimasa lalu anggap sebuah proses panjang yang memang harus dilalui. Ketika hari ini sampai kepada kita Islam yang benar yakni sesuai Alquran dan As sunnah yang sahhihah maka wajib bagi kita hijrah kepada pemahaman yang lebih benar itu, dan tinggalkan pemahaman yang lama yang menyelisihi syariat Allah dan RasulNya, karena itu upaya kita agar selamat didunia dan akhirat, waallahua'lam. "

Semoga kita mau terus belajar guna menemukan kebenaran, InsyaAllah.

No comments:

Post a Comment