Thursday, April 20, 2017

Kembalikan semua perkara kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.


Dalam sebuah kajian Ustadz Maududi Abdullah menjelaskan bagaimana kesempurnaan Islam, " Di dunia ini banyak firqoh-firqoh agama Islam, dan semuanya mengaku benar, maka untuk melihatnya lihat apakah amalan mereka mirip dengan apa yang Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam amalkan, jika amalan2 mereka paling mendekati amalan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam merekalah yang berada diatas kebenaran. Sebaliknya jika dalam amalan2 mereka sangat jauh dari apa yang Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam amalkan maka segera tinggalkan dan jauhi. Karena tidak ada orang yang mengetahui agama melebihi apa yang diketahui oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Intinya untuk mengetahui apakah ini adalah perkara yang dibenarkan oleh agama atau sebaliknya kembalikan semua perkara itu kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, lihat dan pelajari bagaimana Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam menyikapinya, dengan demikian kita akan tau ini perbuatan yang benar atau salah."
Allah Azza wa Jalla telah menjelaskan di dalam Al-Qur-an bahwasanya kita diwajibkan mengambil dan mengikuti segala apa yang telah disabdakan dan dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Hal ini berdasarkan firman Allah Azza wa Jalla:
مَّن يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ
“Barangsiapa yang mentaati Rasul (Muhammad) maka sesungguhnya ia telah mentaati Allah…” [An-Nisaa’: 80]
Juga firman-Nya:
وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانتَهُوا
“… Dan apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah …” [Al-Hasyr: 7]
Referensi dr "Ilmu dasar mengikuti As sunnah" karya Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas di web almanhaj.or.id

No comments:

Post a Comment