Sunday, November 19, 2017

Jangan jadi penyebar berita HOAX!!!


Oleh Siswo Kusyudhanto
Saya sering ditanya teman tentang sebuah berita yang lagi heboh, sedang viral di sosial media tentang kebenarannya, setelah kita teliti ternyata tidak seperti apa yang diberitakan. 
Semisal misal post air terjun dari langit, post ini dishare hingga ribuan bahkan puluhan ribuan kali, padahal apa yang terjadi tidak seperti judulnya.
Dalam rekaman Video yang diunggah oleh akun Facebook Rosita Adhe Ratna menjadi perbincangan karena, akun ini menyebut bahwa air tersebut tumpah dari awan membentuk air terjun.
"Masya Allah, Kuasa Allah hujan yang semestinya rata tapi ini tumpah dari awan layaknya seperti air terjun"tulisnya.
Kalau dilihat memang air membentuk air terjun, tetapi menurut seorang pengguna Facebook dengan akun bernama Sefti Rinanda Al Palembani, itu bukan air tumpahan dari awan.
Kalau kita teliti sebenarnya ini adalah air dalam tanah yang mendapat tekanan panas bumi, atau semacam air artesis, ilmu pelajaran ini sebenarnya sudah diajarkan sejak kita duduk di bangku SD, namun mungkin sangat sedikit diantara kita mengetahui secara nyata, sehingga ketika nampak demikian cepat untuk percaya, dan saya alhamdulillah adalah orang yang menyaksikan sendiri air artesis ini dibeberapa daerah di Indonesia. Kesimpulannya ini bukan air yang jatuh dari langit, karena videonya sama sekali tidak memperlihatkan bagian atas langit dari yang dinamakan "air terjun" itu.
Saya malah curiga posting serupa hanya menampilkan kebohongan untuk meraup like sebanyak-banyaknya dan menjual like itu ke pihak lain, waallahua'lam.
Jangan jadi korban berita hoax berikut dan berikutnya, teliti sebelum menyebarkan kepada orang lain, cross chek dan pelajari ilmu atas hal itu. Insyaallah.
Allah berfirman,
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا إِن جَآءَكُمْ فَاسِقُُ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَن تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَافَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. [Al Hujurat : 6].
Dalam ayat ini, Allah melarang hamba-hambanya yang beriman berjalan mengikut desas-desus. Allah menyuruh kaum mukminin memastikan kebenaran berita yang sampai kepada mereka. Tidak semua berita yang dicuplikkan itu benar, dan juga tidak semua berita yang terucapkan itu sesuai dengan fakta. (Ingatlah, pent.), musuh-musuh kalian senantiasa mencari kesempatan untuk menguasai kalian. Maka wajib atas kalian untuk selalu waspada, hingga kalian bisa mengetahui orang yang hendak menebarkan berita yang tidak benar.
Referensi dr BERITA DAN BAHAYANYA Oleh DR Abdul Azhim Al Badawi, di almanhaj. Or. Id

No comments:

Post a Comment