Thursday, January 26, 2017

Tetangga yang baik itu mahal.


Dalam sebuah kajian Ustadz Maududi Abdullah mengisahkan tentang betapa mahalnya tetangga yang baik , berikut kisahnya:

Seseorang datang kepada orang yang akan menjual rumahnya, maka terjadi percakapan diantara mereka, "maaf pak saya dengar bapak mau menjual rumah?", dijawab, " iya pak benar saya akan menjual rumah saya", dan ditanya kembali, "terus kalau boleh tau harganya berapa ya pak?, saya berminat membeli rumah bapak", si penjual rumah berkata, " satu milyar pak", mendengar harga itu seketika si calon pembeli rumah kaget, "waduh mahal amat ya pak, apa gak salah pak harganya?, karena setau saya pasaran rumah disini mungkin rumah bapak paling mahal cuma 500 jutaan." Si penjual rumah membenarkan, "benar pak harga rumah saya adalah 500 juta, namun saya punya tetangga yang baik, dia tidak pernah berbuat sesuatu yang mengganggu saya dan keluarga, bahkan dia sering membantu keluarga kami dalam banyak hal, ketika saya atau anak dan istri saya sakit mereka datang berkunjung, jika rumah kami tinggal dalam waktu lama seperti pulang kampung mereka menjaga dan mengawasi rumah saya, jika saya membutuhkan pinjaman uang mereka mau memberikan pinjaman dan banyak kebaikan2 dari tetangga saya itu. Rumah itu saya jual beserta tetangga saya, jadi harga rumah 500 juta, dan 500 juta untuk harga tetangga saya pak, jadi total semua 1 milyar". Mendengar hal tersebut calon pembeli rumah itu agak heran, namun dia memahami kenapa harganya jadi 1 milyar, karena mendapatkan tetangga yang baik memang sulit.
Rasulullah menggambarkan arti pentingnya kedudukan
tetangga dengan mengatakan.
مَا زَالَ جِبْرِيْلُ يُوْصِيْنِيْ بِالْجَارِ حَتَّى ظَنَنْتُ أنَّهُ سَيُوَرِّثُهُ
Jibril terus-menerus berwasiat kepadaku (untuk berbuat baik) terhadap tentangga, hingga aku yakin ia (seorang tetangga) akan mewariskan harta kepadanya (tetangganya).
Muttafaqun ‘alaih, Shahih Bukhari no: 5555, 5556 dan Shahih Muslim no: 4756, 4757 dari hadits ‘Aisyah dan Ibnu ‘Umar.

Referensi Almanhaj.or.id.

No comments:

Post a Comment