Tuesday, January 31, 2017

Inilah manhaj kami, Manhaj Salaf.


Jika seseorang bertanya, "apakah Manhaj Salaf ini aliran baru?", maka kami akan menjawab justru ini aliran kuno, kami ingin mengkunokan agama kami seperti halnya agama para sahabat Nabi, para tabi'in dan tabi'ut, karena Allah menjamin siapa saja yang mengikuti mereka dengan surga(At Taubah 100), juga Rasulullah Shallallahu alaihi wassallam sudah menyatakan kaum terbaik dari umat ini adalah hanya tiga generasi, disaat beliau hidup, setelahnya dan setelahnya.
Jika seseorang bertanya,"sejak kapan aliran berdiri?", maka kami akan menjawab ketika pertama kali Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam diangkat menjadi Rasul, maka sejak itulah Manhaj Salaf berdiri.
Jika seseorang bertanya," siapa ulama pendirinya?", maka kami jawab ulama pendirinya adalah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam.
Jika seseorang bertanya,dimana didirikannya Manhaj Salaf ini pertama kali?, maka kami jawab di Gua Hira ketika pertama kali wahyu turun kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam."

Orang-orang yang mengikuti manhaj salaf (Salafiyyun) biasa disebut dengan Ahlus Sunnah wal Jamaah dikarenakan berpegang teguh dengan Al Qur`an dan As Sunnah dan bersatu di atasnya. Disebut pula dengan Ahlul Hadits wal Atsar dikarenakan berpegang teguh dengan hadits dan atsar di saat orang-orang banyak mengedepankan akal. Disebut juga Al-Firqatun Najiyah, yaitu golongan yang Allah selamatkan dari an-naar (neraka) (sebagaimana yang akan disebutkan dalam hadits Abdullah bin ‘Amr bin Al-‘Ash c), disebut juga Ath-Thaifah Al-Manshurah, kelompok yang senantiasa ditolong dan dimenangkan oleh Allah (sebagaimana yang akan disebutkan dalam hadits Tsauban z). (Untuk lebih rincinya lihat kitab Ahlul Hadits Humuth Thaifatul Manshurah An-Najiyah, karya Asy-Syaikh Dr. Rabi’ bin Hadi Al-Madkhali)
Manhaj salaf dan Salafiyyun tidaklah dibatasi (terkungkung) oleh organisasi tertentu, daerah tertentu, pemimpin tertentu, partai tertentu, dan sebagainya. Bahkan manhaj salaf mengajarkan kepada kita bahwa ikatan persaudaraan itu dibangun di atas Al-Qur‘an dan Sunnah Rasulullah dengan pemahaman Salafush Shalih. Siapa pun yang berpegang teguh dengannya maka ia saudara kita, walaupun berada di belahan bumi yang lain. Suatu ikatan suci yang dihubungkan oleh ikatan manhaj salaf, manhaj yang ditempuh oleh Rasulullah dan para shahabatnya.
Manhaj salaf merupakan manhaj yang harus diikuti dan dipegang erat-erat oleh setiap muslim di dalam memahami agamanya. Mengapa? Karena demikianlah yang dijelaskan oleh Allah di dalam Al-Qur‘an dan demikian pula yang dijelaskan oleh Rasulullah r di dalam Sunnahnya. Sedangkan Allah telah berwasiat kepada kita:
“Kemudian jika kalian berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur`an) dan Rasul (Sunnahnya), jika kalian benar-benar beriman kepada Allah dan Hari Kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagi kalian) dan lebih baik akibatnya.” (An-Nisa`: 59)
Dikutip dr Ustadz Maududi Abdullah Lc.
Referensi dr artikel, "Mengapa Harus Bermanhaj Salaf?", ditulis oleh: Al-Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Al-Atsari, Lc.) di asyariah.blogspot.co

No comments:

Post a Comment