Thursday, February 22, 2018

UJIAN PASTI DATANG BAGI MEREKA YANG HIJRAH.


Oleh Siswo Kusyudhanto
Dapat cerita dari seorang teman di Kota Malang Jawa Timur, dikisahkan ada akhwat yang masih remaja, sejak mengikuti kajian para ustadz pemateri kajian Sunnah seperti Ustadz Syafiq Reza Basalamah, Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas, Ustadz Khalid Basalamah, Ustadz Abdullah Zein MA, Ustadz Subhan Bawazier dst. dia serasa menemukan pemahaman yang benar, simpel, mudah dipahami dan mudah diamalkan, si akhwat sejak itu jadi semangat mengikuti kajian Sunnah yang diadakan secara rutin disekitar Kota Malang.
 Namun keinginannya untuk mengikuti pemahaman Sunnah ini ditentang keras oleh keluarganya, terutama ayahnya yang sangat memuja paham tassawuf, dan fanatik kepada sebuah kelompok tareqah, gara-gara hal ini si akhwat kadang ikut kajian dengan cara sembunyi-sembunyi.
Pada suatu saat di Kota Malang ada tabligh akbar yang menghadirkan Ustadz Subhan Bawazier sebagai pembicara, maka pada hari itu si akhwat minta ijin kepada orang tuanya dengan alasan main ke rumah teman, dan kemudian dia bersama temannya dia menuju ketempat kajian, dan selanjutnya dia duduk diacara tabligh akbar itu guna menyimak materi yang disampaikan oleh Ustadz Subhan Bawazier.
Ketika acara usai si akhwatpun pulang kerumah, dan betapa kagetnya dia, ditemuinya ayahnya sudah berdiri tegak di pintu rumah menunggu kedatangannya dengan wajah nampak sangat marah, ketika si akhwat mengucapkan salam dan dekat dengan ayahnya tak dinyana tangan si ayah langsung menampar pipi si akhwat ini "plak!", sambil menampar berkali-kali anaknya si ayah berteriak, "jangan kau ikuti paham wahabi, itu paham sesat!, paham! ". Tentu si akhwat hanya menangis dan dalam hatinya mendoakan ayahnya agar Allah Ta’ala segera memberikan hidayah.
Mungkin ini sedikit kisah diantara banyak kisah perjuangan seorang teman ketika menempuh jalan untuk hijrah dari cara beragama lamanya, dari pemahaman agama ikut-ikutan kepada cara beragama yang mengikuti dalil sahhih dari Alquran dan As Sunnah, dan berusaha istiqomah menapaki jalan lurus yang ditetapkan oleh Allah dan RasulNya yang jauh dari maksiat, bid'ah dan kesyirikan.
Semoga Allah Ta'ala selalu melindungi dan memudahkan usaha mereka yang ingin hijrah kepada paham Sunnah yang sahhihah, aamiin.
Dalam sebuah kajian Ustadz Syafiq Reza Basalamah mengatakan, "ketika ada seseorang memutuskan untuk hijrah, pasti akan disusul dengan adanya ujian baginya, karena dengan ujian itulah Allah Ta’ala akan mengetahui mana diantara hambaNya yang benar-benar beriman dan bertakwa, tampa adanya ujian tentu hal ini tidak pernah akan diketahui, waallahua'lam. "
Allah Ta’ala berfirman :
لَتُبْلَوُنَّ فِي أَمْوَالِكُمْ وَأَنْفُسِكُمْ وَلَتَسْمَعُنَّ مِنَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلِكُمْ وَمِنَ الَّذِينَ أَشْرَكُوا أَذًى كَثِيرًا وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ ذَلِكَ مِنْ عَزْمِ الْأُمُورِ
Kamu sungguh-sungguh akan diuji terhadap hartamu dan dirimu. Dan (juga) kamu benar-benar akan mendengar dari orang-orang yang diberi al-Kitab sebelum kamu dan dari orang-orang yang mempersekutukan Allah, gangguan yang banyak yang menyakitkan hati. Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yang patut diutamakan [Âli ‘Imrân/3 : 186]

No comments:

Post a Comment