Friday, March 9, 2018

BAYANGKAN KALAU GAK TAU AQIDAH TAUHID DAN TAUNYA HANYA SYARIAT.


Oleh Siswo Kusyudhanto
Banyak orang tensinya naik ketika membahas bahaya syirik dan larangan bid'ah, mungkin mereka tidak tau bahayanya keduanya.
Bagi orang yang awam dakwah yang benar itu ngajak orang shalat, ngajak sedekah, ngajak dzikir, ngajak shalawat dan seterusnya., padahal itu semua masuk wilayah syariat, sementara pondasinya yakni Aqidah Tauhid, mencakup mana Tauhid dan mana syirik, mana Sunnah dan mana Bid'ah justru dianggap tidak penting.
Seperti diutarakan Ustadz Abu Yahya Badrusallam, kata beliau Aqidah Tauhid adalah motor penggerak orang melakukan amal ibadah (syariat), dengan aqidah Tauhid yang bersih dan lurus membuat seseorang bersemangat dalam mengerjakan amal ibadah, membuat ringan seseorang datang ke Mushola dan Masjid untuk beramal ibadah, membuat seseorang mudah bersedekah dan seterusnya. Karena aqidah Tauhid yang lurus dan benar membuat seseorang memahami arah dan tujuan dari beramal ibadah.
Bayangkan jika seseorang hanya tau shalat dan tidak mengerti Tauhid, dengan demikian tidak tau mana yang mentauhidkan Allah Ta’ala dan mana amalan syirik, mungkin dia suatu hari shalat menghadap kuburan seseorang dan dia tidak merasa bersalah sedikitpun, padahal yang demikian adalah terlarang, bahaya bagi dia.
Atau ada orang yang tidak mengerti mana Sunnah dan mana Bid'ah, mungkin dia akan memprioritaskan datang ke tahlil kematian daripada datang ke Mushola atau Masjid untuk shalat berjamaah, sehingga dia lebih bersemangat datang ke tahlil kematian dan malas datang untuk shalat berjamaah, padahal yang ada dicontohkan Rasulullah adalah shalat fardhu berjamaah. Dan dia melakukan itu merasa benar, karena juga berdzikir dan berdoa dalam tahlil kematian.
Dan banyak lagi akibat buruk, serta menyimpang dari syariat karena disebabkan ketidak pahaman Aqidah Tauhid, dan lebih paham soal syariat.
Waallahua'lam.
Semoga Allah Ta'ala memberikan pemahaman lurus pada agama ini, agar tidak salah dalam beramal ibadah, aamiin.

No comments:

Post a Comment