Friday, January 25, 2019

SAMBIL NUNGGU MATI KITA SIAPKAN BEKAL APA ???


Oleh Siswo Kusyudhanto
Kemarin pagi dikirimi rekaman nasehat dari Ustadz Firdaus, beliau adalah pimpinan Pondok Pesantren Tahfizh Al Markiz Lipat Kain, Kampar. Isi tentang kematian dan persiapan menunggu datangnya kematian, kemudian bekal apa yang akan kita bawa ketika dijemput kematian itu, dan terakhir beliau nasehatkan agar menyiapkan bekal sebaik mungkin yaitu berupa amal ibadah yang pasti berguna kelak di alam kubur dan akhirat. MasyaAllah, syukron atas nasehatnya ustadz, jazakallahu khairan sangat bermanfaat.
Memang pada dasarnya kita hidup cuma menunggu datangnya kematian, dan kematian pasti datang kepada kita cepat atau lambat, dan ketika kematian datang kepada kita tidak ada satupun yang dapat menghalanginya, bersembunyi di manapun juga kematian pasti datang jika sudah waktunya.
Masalah terbesar bagi kita adalah ketika sedang menunggu kematian datang kita isi dengan apa?.
Banyak diantara kita ketika hidup dan dalam proses menunggu mati itu diisi dengan perbuatan yang tidak dapat menjadi bekal yang berguna kelak, bahkan justru menjadi fitnah baginya kelak, banyak diantara kita dalam waktu menunggu datangnya kematian justru diisi dengan banyak perbuatan dosa, dan segala bentuk kemaksiatan, atau justru diisi dengan kegiatan bersusah payah mengejar dunia yang kelak ketika kita kumpulkan sangat banyak namun akhirnya ditinggal juga di dunia, sebuah perbuatan sia-sia belaka.
Dan mungkin sangat beruntung seseorang yang menunggu kematian datang dia sibuk beramal ibadah dan ketaatan kepada Allah dan RasulNya.
Jikapun ia sibuk bekerja mengumpulkan harta dia akan gunakan hartanya itu dijalan Allah Azza wa Jalla dalam bentuk zakat dan sedekah.
Atau jika dia sibuk mendapatkan kekuasaan dia gunakan kekuasaannya untuk mengajak banyak orang kepada ketaatan pada Allah dan RasulNya.
Menjadi pertanyaan bagi masing-masing dari kita, ketika sedang menunggu datangnya kematian kita disibukkan oleh apa?, Karena itu adalah bekal kita untuk menjalani kematian, alam kubur dan setelahnya yakni akhirat.
Waalahua'lam.
Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ الْمَوْتِ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَمَنْ زُحْزِحَ عَنِ النَّارِ وَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلاَّ مَتَاعُ الْغُرُورِ
Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan. [Ali Imran:185].
Sumber Referensi almanhaj.or

No comments:

Post a Comment