Friday, January 4, 2019

NGAJI SUNNAH, SIAPLAH JADI TERASING


Oleh Siswo Kusyudhanto
Kalau udah ngaji Sunnah memang seperti hidup ini jadi sulit, misal mau periksa gigi cari dokter gigi pria susahnya minta ampun, kebanyakan dokter gigi mayoritas Wanita, jika ada dokter pria itu juga mahal, gak apa-apalah ketimbang dipegangi dokter wanita geli juga takut dosa.
Mau cari muamalah yang non riba juga sangat sulit, selalu ada saja potensi riba di akad yang kita temui.
Mau pasang iklan untuk bisnis di web malah yang masuk iklan nyelonong gambar cewek seksi. Aampuun.
Dan seterusnya.
Sungguh benar sabda Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa Sallam bahwa ketika kita berpegang teguh kepada Risalah dan berusaha mengamalkan pasti kita jadi orang terasing, karena hidup kita dikelilingi oleh kerusakan.
Semoga mampu memegang teguh Risalah Allah dan RasulNya meskipun selalu merasa terasing.
InsyaAllah.
Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بَدَأَ الإِسْلاَمُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ
“Islam datang dalam keadaan yang asing, akan kembali pula dalam keadaan asing. Sungguh beruntungnlah orang yang asing” (HR. Muslim no. 145).
Syaikh Bin Baz Rahimahullah menyebutkan :
Islam dimulai dalam keadan asing sebagaimana keadaan di Mekkah dan di Madinah ketika awal-awal hijrah. Islam tidak diketahui dan tidak ada yang mengamalkan kecuali sedikit orang saja. Kemudian ia mulai tersebar dan orang-orang masuk (Islam) dengan jumlah yang banyak dan dominan di atas agama-agama yang lain.
Dan Islam akan kembali asing di akhir zaman, sebagaimana awal kemunculannya. Ia tidak dikenal dengan baik kecuali oleh sedikit orang dan tidak diterapkan sesuai dengan yang disyariatkan kecuali sedikit dari manusia dan mereka asing. Dan hadits lengkapnya Nabi صلى الله عليه وسلم bersabda:
فطوبى للغرباء
“Maka beruntunglah bagi orang-orang yang asing” (HR. Muslim).
dan dalam riwayat yang lain :
قيل يا رسول الله ومن الغرباء؟ فقال: الذين يصلحون إذا فسد الناس
Rasulullah- Shallallahu ‘alaihi wasallam ditanya “wahai rasulullah siapa yang asing itu (al-Ghuraba)?” Rasulullah- Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Yaitu orang-orang yang mengadakan perbaikan di tengah manusia yang berbuat kerusakan”.
Dan dalam lafadz yang lain:
هم الذين يصلحون ما أفسد الناس من سنتي
”mereka adalah orang-orang yang memperbaiki sunnahku yang dirusak manusia”
Kita memohon kepada Allah – Subhanahu wata’ala agar menjadikan kita dan juga saudara kita kaum muslimin seluruhnya bagian dari mereka dan Dialah sebaik-baik tempat meminta.
Sumber Referensi "Penjelasan Hadist Islam kembali Asing", karya Andi Ihsan di Muslim.or

No comments:

Post a Comment