Friday, April 12, 2019

MAKIN BERILMU SUAMI ISTRI, MAKA MAKIN ROMANTIS


Oleh Siswo Kusyudhanto
Dikisahkan seorang teman dikajian, dulu sebelum "ngaji" sering terjadi pertengkaran antara dia dan istrinya, namun semenjak keduanya sering duduk dikajian para ustadz makin jarang mereka bertengkar karena suatu hal.
Dulu sebelum keduanya ngaji antara suami dan istri sering terlibat dalam sebuah pertengkaran, tidak jarang barang dirumah mereka menjadi korban, sering ada piring melayang atau barang lainnya dilempar, kadang pemicu pertengkaran disebabkan perkara2 yang sangat sepele .
Kemudian si suami kenal Kajian Sunnah, dan ngaji selama sekitar 3 bulan, perlahan istrinya juga ikut ngaji, dan sejak itu pertengkaran diantara mereka semakin jarang, dulu sebelum ngaji dalam seminggu sekali pasti terjadi pertengkaran hebat.
Namun sejak ngaji sekitar setahun mungkin 3 bulan sekali mereka bertengkar, dan setelah 2 tahun keduanya mengaji hampir tidak terjadi pertengkaran diantara mereka.
Dan muncul sikap romantis yang dulu sesuatu yang langka terjadi diantara mereka.
Dalam sebuah kajian seorang ustadz menyebutkan, jika seorang suami berilmu(dalam agama) kemudian juga Istrinya berilmu juga, InsyaAllah tercipta keluarga sakinah mawadah warahmah, kenapa?, Karena jika mereka berilmu akan mengetahui bagaimana cara mensikapi dengan benar masalah yang terjadi dalam rumah tangga mereka.
Masalah akan datang dan pergi dalam sebuah rumah tangga, namun mengambil sikap yang benar dan cara menemukan solusi terbaik dalam mengatasi perlu ilmu untuk menimbangnya.
Perselisihan dalam rumah tangga pasti pernah terjadi, dan mustahil tidak terjadi sama sekali perselisihan didalam rumah tangga, dan ilmu atau tidak berilmu yang membedakan dalam mengatasi hal ini.
Jadi makin sadar betapa besarnya nikmat Allah Ta'ala berupa ilmu agama.
Waalahua'lam.
Allah berfirman:
وَأَنزَلَ اللَّهُ عَلَيْكَ الْكِتَابَ وَالْحِكْمَةَ وَعَلَّمَكَ مَا لَمْ تَكُن تَعْلَمُ ۚ وَكَانَ فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكَ عَظِيمًا
“… Dan (juga karena) Allah telah menurunkan Kitab (Al-Qur-an) dan hikmah (As-Sunnah) kepadamu dan telah mengajarkan kepadamu apa yang belum engkau ketahui. Karunia Allah yang dilimpahkan kepadamu sangat besar.” [An-Nisaa’: 113] [10]
Sumber Referensi "Keutamaan Ilmu Syar'i dan mempelajarinya", karya Ustadz Yazid bin Abdul Qodir Jawas di almanhaj.or

No comments:

Post a Comment