Monday, April 22, 2019

DAKWAH YANG HAK ADALAH DAKWAH TAUHID


Oleh Siswo Kusyudhanto
Beberapa waktu yang lalu sempat lihat video tentang kehidupan seorang Mualaf di sebuah kota kecil di Chili, cuma dia dan keluarga kecilnya yang beragama Islam dikota berpenduduk sekitar 3000 orang itu.
Sejak belajar agama Islam dia jadi tau bahwa ada beberapa hal dalam pekerjaannya bertentangan dengan Islam, sejak itu keluar dari pekerjaannya, dan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dia berjualan parfum dari pintu ke pintu di kota itu, disamping berjualan dia juga menyampaikan kepada masyarakat dikotanya bagaimana Islam yang sesungguhnya, yakni Islam adalah Monoisme atau Tauhid, hanya mengenal satu Tuhan, juga dia menjelaskan bahwa keburukan tentang Islam yang kebanyakan orang dengar dari media barat sangatlah tidak benar.
Alhamdulillah dia mengenal Islam yang baik, coba kalau dia sempat kena syubhat kaum khawarij yang menyuarakan khilafah dan Daulah dan meninggalkan dakwah Tauhid kemudian melihat dirinya hidup ditengah kaum kafirin ujungnya kemudian dia putus asa dan bikin bom kemudian melakukan pengeboman di gereja dikotanya, sungguh buruk, satu orang Islam mati sia-sia, dan menambah beban fitnah kepada Agama Islam, dan makin masivnya Islamphobia diseluruh dunia.
Alhamdulillah dia jauh dari paham seperti itu.
Jadi teringat pembahasan seorang ustadz mengenai Shirah Nabawiyah, terutama tentang perjalanan Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wa Sallam dalam mendakwahkan agama ini, beliau ketika diangkat menjadi Rasul hanya sendirian yang beragam Islam ditengah masyarakat jahiliah yang jelas dalam amalan agamanya sangat rusak, mulai maksiat sampai kesyirikan umum dilakukan dikalangan masyarakat itu, yang beliau ajarkan pertama kali kepada masyarakat bukan shalat, bukan zakat, bukan haji dan syariat lainnya, tapi beliau ajarkan adalah tentang pentingnya Tauhid, bahkan beliau tidak ajarkan pertama kali soal shalat karena syari'at shalat baru diturunkan pada tahun kedua kerasulan beliau, tepatnya yakni ketika Isra mi'raj.
Kata para ulama ini menunjukkan betapa pentingnya pelajaran Tauhid diajarkan pertama kali sebelum syariat, karena Tauhid adalah dasar dari agama Islam.
Saya termasuk orang yang percaya teori apa yang disampaikan salah seorang ulama bahwa pemikiran khilafah, Daulah sampai bikin aksi perebutan kekuasaan, hingga bikin bom bunuh diri oleh sebagian gerakan radikal Umat Islam adalah konspirasi barat untuk menghancurkan Islam, aksi serupa menimbulkan sikap sinis terhadap Islam secara global, dan makin banyak orang mendengar keburukan Islam daripada kebaikannya, dengan hasil dari Islamphobia industri pertahanan kaum Kafirin akan terus bergulir, jutaan dollar masuk sebagai keuntungan dikantong kaum kafirin, juga Islamphobia terjadi dimana-mana sehingga ujungnya Islam makin lemah dan kemudian mereka berharap lenyap dari muka bumi.
Hal ini persis sama dengan yang dituturkan pelaku penembakan jamaah Masjid di New Zealand, menurut dia aksinya adalah merupakan konspirasi global dan upaya untuk menimbulkan kemarahan dikalangan Umat Islam Internasional dan mengundang aksi balasan yang sama atau lebih besar lagi dari kelompok radikal Islam seperti ISIS atau lainnya agar Islamphobia makin intens dibanyak negara.
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk membuka cakrawala berpikir kita betapa pentingnya Dakwah Tauhid, dan begitu buruknya dakwah selain itu, waalahua'lam
Allah Ta'ala berfirman:
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُم فِي الْأَرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُم مِّن بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لَا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَن كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ
“Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan beramal soleh, bahwa Ia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Ia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa. Dan sungguh Ia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah Ia ridhai untuk mereka. Dan Ia benar-benar akan menggantikan (keadaan) mereka setelah mereka berada dalam ketakutan, menjadi aman sentausa. Mereka tetap beribadah kepada-Ku dengan tiada menyekutukan-Ku dengan sesuatu. Dan barang siapa yang (tetap) kufur sesudah janji ini, maka mereka itulah orang-orang fasik.” (QS. An Nur: 55)

No comments:

Post a Comment