Friday, December 16, 2016

Sungguh celaka orang yang mengingat maksiat ketika shalat.


Allah dalam banyak ayat selalu mengingatkan manusia agar selalu mengingatNya. Bahkan dalam keadaan mencari rizki, dalam bekerja manusia diharapkan selalu mengingat Allah dalam aktifitas bekerja agar manusia selalu menggunakan cara yang diridhoi oleh Allah dalam meraih rizki, dan merekalah orang yang beruntung yang mendapatkan nafkah dengan cara yang dihalalkan oleh Allah.
"Apabila shalat telah dilaksanakan maka bertebaranlah kalian di muka bumi dan carilah karunia Allah dan (seraya) ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kalian menjadi orang-orang beruntung."
(QS Al-Jum’ah [62]: 9-10)
Jika digali lebih dalam dari ayat ini banyak pelajaran yang dapat kita diambil, jika dalam bekerja saja kita dimana kita diminta untuk selalu mengingat Allah, bagaimana dengan shalat yang jelas merupakan aktifitas amal ibadah dalam mengingat Allah?.
Mungkin dalam suatu bilangan hari, tanggal, bulan dan tahun, pernah kita dalam shalat mengingat maksiat, maka inilah keadaan paling terpuruk, paling buruk, paling nista, ketika dalam sujud kita, suatu keadaan dimana kita paling dekat dengan Allah yang harusnya kita menyampaikan ampunan dosa kita, namun justru kita mengingat akan perbuatan maksiat.
Maka adalah keadaan paling celaka jika dalam shalat seseorang mengingat manisnya maksiat.
Dikutip dr Ustadz Maududi Abdullah Lc.

No comments:

Post a Comment