Saturday, December 17, 2016

Lihat jalan anda sedang menuju kemana?


Hampir semua manusia menginginkan surga, namun apa yang mereka kerjakan justru mengarahkan dirinya kepada neraka. Semisal ada wanita yang mengumbar aurat, menjadi pramusaji disebuah restoran cepat saji dengan berpakaian minim, atau pramugari, atau peragawati dan yang lainnya, jika ditanya apakah dirinya mau masuk surga?, pasti menjawab dengan sangat yakin "iya", dia ingin masuk surga. Padahal dengan mengumbar aurat kepada selain mahramnya jelas dosa baginya juga dosa bagi yang melihatnya. Apalagi jika ada seorang wanita membuka aurat di televisi, di sosial media, fotonya dipasang di iklan yang terpampang lebar di jalanan, demikian juga dimajalah dan koran, berapa besar dosa yang telah diperbuatnya?, karena ada ribuan mata bahkan jutaan mata lelaki yang bukan mahramnya melihat auratnya. Apa yang dilakukan wanita-wanita itu jelas mengarahkan dirinya menuju neraka, namun dia berkeinginan ke surga, maka ini sekedar cita-cita belaka tampa diamalkan. Sesungguhnya itu juga bukti betapa hebatnya setan, menyakinkan seorang pelaku maksiat bahwa tindakan dan keinginan seperti itu adalah hal yang masuk akal, meyakinkan pelaku maksiat bahwa melakukan hal maksiat tidak mengapa, dan meyakinkan untuk berkeinginan masuk surga tampa bertindak. Padahal hal demikian jelas tidak masuk akal, ibarat kita keluar dari bintaro, jika ke kiri adalah jalan ke Blok M dan ke kanan jalan ke Pluit, ketika dia mengambil jalan ke kiri dan ditanya seseorang,"anda mau pergi kemana? ", dia menjawab akan pergi ke Pluit, padahal jalannya sedang mengarahkan dirinya menuju ke Blok M.
Sama halnya dengan koruptor, pencuri timbangan, pemalsu kuitansi, pelaku riba, pelaku zina, pelaku kesyirikan, pelaku bid'ah, dan pelaku maksiat lainnya jika ditanya niscaya mereka juga ingin masuk surga, namun apa yang mereka lakukan justru mengarah mereka kepada neraka.
Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kepada umatnya perkara-perkara yang diperintahkan oleh Allah dan mempraktekkannya agar umatnya dapat mengamalkannya, dengan demikian mereka makin dekat untuk masuk surga dan makin menjauhi neraka. Diantaranya adalah disebut dalam do’a setelah tasyahud akhir sebelum salam. Do’a itu senantiasa Rasulullah ajarkan kepada umatnya agar senantiasa dibaca setiap sebelum salam. Begitu pentingnya hal ini sehingga disunnahkan setiap kali shalat untuk berdo’a memohon perlindungan kepada Allah dari empat perkara, yaitu :
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ
“Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.” (HR. Bukhari-Muslim)
Dalam riwayat yang lain,
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ . اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ
“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur. Aku berlindung kepadaMu dari fitnah Almasih Dajjal. Aku berlindung kepadaMu dari fitnah kehidupan dan sesudah mati. Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari perbuatan dosa dan hutang.” (HR. Bukhari-Muslim)
Dikutip dr Ustadz Maududi Abdullah Lc., dan Referensi muslim.or.id

No comments:

Post a Comment