Sunday, December 4, 2016

Cinta tapi khianat, gimana caranya?


Kadang kala perilaku ahlul bid'ah itu kontradiktif, bertentangan, misal mereka bilang merayakan maulid nabi dengan alasan wujud dari cinta, melantunkan shalawat dan bahkan melafadzkan shalawat yang berbau kesyirikan seperti shalawat nariyah. Mereka bilang cinta mati pada Nabi, namun disaat mendengar hadist Nabi, perkataan dari manusia yang paling terbaik dimuka bumi itu mereka mengingkarinya, bahkan marah, kemudian mencaci maki saat mendengar perkataan Nabi, "kullu bidatin dhollah", adalah hadist sahhih, disahhihkan hampir semua perawi hadist, derajatnya tidak disangsikan lagi. Atau mereka bilang sangat mencintai nabi, namun disaat Nabi bilang, "inilah jalanku yang lurus, dan jangan ikuti jalan-jalan lain, dan jalan-jalan lain ada setan dipersimpangan yang menghasut manusia untuk memasukinya", derajat hadist ini juga sahhih, malah mereka cari jalan lain yang menurut mereka benar dan hasanah.
Cinta tapi mengkhianati?, gimana caranya kelak saat hisab? ngaku cinta dan pengikut Nabi namun tata cara dan jalannya menyelisihi tatacara nabi dan jalan Nabi?

No comments:

Post a Comment