Thursday, August 4, 2016

Aku cemburu wahai istriku

Puisi untuk istriku

Wahai istriku.
"Aku sangat mencintaimu
Karenanya aku ingin setiap jengkal bagian tubuh mu hanya untukku.
Rambutmu
Tangan dan kakimu
Suaramu.
Bahkan hingga hatimu.
Semuanya hanya untukku.
Maka aku heran melihat banyak wanita berlomba menjadi pusat perhatian, di atas cat walk, di flim dan disinetron, dipasar, di supermarket dan dibanyak tempat, mereka merias diri sebaik mungkin, berpakaian seseksi mungkin, semengkilat mungkin agar jadi pusat perhatian mata semua orang, dan banyak diantaranya adalah pria bukan mahramnya, padahal dia berbuat seperti itu hanya berharap pujian. Anehnya jika para wanita itu ada dirumah bersama mahramnya dia bersolek sekedar nya, kenapa para suami mereka tidak cemburu?, mengapa mereka membiarkan haknya diambil orang lain?, kenapa suami mereka membiarkan istrinya mengumbar aurat padahal itu dosa?.
Ya istriku pertahankan hijabmu, karena aku sangat mencintaimu, maka tutupi yang menjadi hakku."


Pekanbaru, Maret 2016.

No comments:

Post a Comment