Saturday, August 27, 2016

Apa kamu disebut wahabi!?, bersyukurlah, ucapkan alhamdulillah


Apa!?, kamu disebut wahabi?, bersyukurlah, ucapkan Alhamdulillah.

Seorang santri sebuah ponpes manhaj salaf pulang ke desanya untuk berlibur, suatu saat dia bermain dengan teman2 desa nya, entah karena suatu hal dia berselisih dengan teman2nya, maka teman2 nya berteriak "dasar kamu wahabi!!!", kontan si anak itu diam, tidak faham apa maksudnya dengan menyebut wahabi, dan bertanya-tanya dalam hati, namun karena sedang berselish dia tentu marah, meskipun tidak paham maknanya diapun membalas." jangan sebut aku wahabi!". Setelah itu sianak pulang kerumah, ketika bertemu ayahnya yang jenggotan dan bercelana cingkrang sama dengan dirinya, dia bertanya, "yah apa sih wahabi itu?, kok temanku meneriakiku dengan wahabi?", si ayah tersenyum, namun tidak menjawab pertanyaan anaknya, lalu berkata, " coba tanyakan ustadzmu besok jika kembali ke ponpes, beliau dapat menjawab pertanyaanmu".
Si anak makin bingung, dan berfikir pasti ini pertanyaan sulit sehingga harus ustadz yang mampu menjawab pertanyaan itu.
Maka esoknya ketika kembali ke ponpes si anak saat bertemu dengan ustadz dia menanyakan makna dari wahabi, "pak ustadz bolehkah saya bertanya?, " boleh, silahkan"jawab si ustadz. "Apa yang dimaksud wahabi, kenapa ketika teman2 saya marah pada saya mengatakan saya wahabi?, apakah itu sebutan buruk pak ustadz?". Lalu si ustadz bertanya, " waktu disebut wahabi apakah kamu marah? ", " tentu saya marah pak ustadz, karena dia meneriakinya demikian, berkata kasar dan bersuara tinggi, dengan menyebut saya wahabi meskipun saya tidak tau apa itu wahabi"., "ketahuilah nak, jika engkau diteriaki wahabi, maka bersyukurlah"ustadz berkata,   " kenapa demikian pak ustadz?" si anak heran. "Ya karena wahabi asal kata dari Al Wahhab, yakni Maha Pemberi, yaitu Allah, jika engkau disebut wahabi sesungguhnya itu sebutan untuk pengikut Al Wahhab, yakni pengikut Allah, maka bersyukurlah, ucapkan Alhamdulillah".
Maka sejak itu jika ada orang lain menyebut dirinya, juga ayahnya, juga ibunya serta keluarganya sebagai wahabi dia bersyukur dan mengucapkan Alhamdulillah.

No comments:

Post a Comment