Friday, October 5, 2018

TERGESA-GESA, ADALAH SIFAT TERCELA


Oleh Siswo Khusyudhanto
Salah satu sifat buruk yang melekat pada kebanyakan manusia adalah suka tergesa-gesa dalam berbagai hal, dan kadang manusia berbuat zalim kepada manusia lainnya karena sifat ini.
Maka sepatutnya kita berusaha menjauhi sifat ini, agar terhindar dari sifat saling menzalimi, bahkan menghindari penyesalan dikemudian hari akibat apa yang kita lakukan, disebabkan karena tergesa-gesa memutuskan sesuatu.
Sifat tergesa-gesa terlihat sangat buruk dijaman sosmed seperti sekarang ini, dengan mudah seseorang percaya berita hoax dan kemudian mensharenya tampa meneliti terlebih dahulu, dan kadang berita itu dapat menjatuhkan nama baik seseorang atau berujung perbuatan zalim berikutnya.
Tergesa-gesa dalam bahasa Arab adalah isti’jal, ‘ajalah, dan tasarru’. Yang keseluruhannya memiliki makna yang sama. Dan lawan kata dari isti’jal adalah anaah dan tatsabbut. Yang artinya adalah pelan-pelan, dan tidak terburu-buru.
Ibnul Qayyim rahimahullah berkata dalam kitabnya Ar-Ruh bahwa tergesa-gesa adalah keinginan untuk mendapatkan sesuatu sebelum tiba waktunya yang disebabkan oleh besarnya keinginannya terhadap sesuatu tersebut, seperti halnya orang yang memanen buah sebelum datang waktu panennya.
Allah Ta'ala berfirman dalam surat Al Isra’ ayat 11:
وَيَدْعُ الإنْسَانُ بِالشَّرِّ دُعَاءَهُ بِالْخَيْرِ وَكَانَ الإنْسَانُ عَجُولا
Artinya: “Dan manusia berdoa untuk kejahatan sebagaimana ia berdoa untuk kebaikan. Dan manusia itu bersifat tergesa-gesa."
Sumber Referensi, "Akhlak tercela adalah tergesa-gesa", karya Ustadz Winning Son Anshari di muslim.or.id

No comments:

Post a Comment