Wednesday, October 24, 2018

BAHAYA DIBALIK SEMANGAT MENEGAKKAN KALIMAT TAUHID


Oleh Siswo Khusyudhanto
Kemarin ditawari seorang teman sebuah kaos dengan tulisan kalimat Syahadat dibagian depannya, namun setelah saya pertimbangkan saya menolaknya.
Dia penasaran atas penolakan saya dan minta penjelasan dari saya, kemudian saya jelaskan bahaya menggunakan kaos seperti itu jika kita tidak berhati-hati maka bukan memuliakan kalimat syahadat yang tertulis disitu namun malah sebaliknya. Jika sembarangan menggunakan kaos ini yang terjadi bisa saja malah menghinakan dan melecehkan, semisal saya pakai kaos ini kemudian tampa sadar saya bawa masuk kamar mandi dan buang air besar, dengan masih menggunakan kaos itu dibawa ke tempat yang kotor seperti kamar mandi justru yang terjadi adalah pelecehan terhadap tulisan syahadatnya.
Atau juga pada perbuatan lainnya, semisal ada orang dengan memakai kaos itu kemudian pergi ketempat maksiat seperti diskotik, konser musik dan lainnya.
Atau yang paling buruk menggunakan kaos itu kemudian si pemakai melakukan perbuatan maksiat, tentu ini adalah masuk kepada perbuatan penghinaan dan pelecehan terhadap Allah Ta'ala dan RasulNya, waalahua'lam.
Dan sebagai seorang Muslim kita dilarang keras melecehkan dan menjadikan Syariat Allah Ta'ala dan RasulNya sebagai permainan dan candaan, hukumnya sangat keras atas hal ini, bahkan Allah Ta'ala mengancam kepada para pelakunya sebagai kafir setelah mereka beriman, waalahua'lam.
Bagi teman-teman yang menggunakan atribut berlafadzkan syahadat agar selalu berhati-hati terhadap hal yang dapat masuk kepada perbuatan melecehkan atau menjadikan candaan mengingat bahayanya.
Semoga tulisan ini bermanfaat sebagai pengingat penulis dan para pembacanya, aamiin.
Allah Ta'ala berfirman,
ﻭَﻟَﺌِﻦ ﺳَﺄَﻟْﺘَﻬُﻢْ ﻟَﻴَﻘُﻮﻟُﻦَّ ﺇِﻧَّﻤَﺎ ﻛُﻨَّﺎ ﻧَﺨُﻮﺽُ ﻭَﻧَﻠْﻌَﺐُ ۚ ﻗُﻞْ ﺃَﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﻭَﺭَﺳُﻮﻟِﻪِ ﻛُﻨﺘُﻢْ ﺗَﺴْﺘَﻬْﺰِﺋُﻮﻥَ ﻟَﺎ ﺗَﻌْﺘَﺬِﺭُﻭﺍ ﻗَﺪْ ﻛَﻔَﺮْﺗُﻢ ﺑَﻌْﺪَ ﺇِﻳﻤَﺎﻧِﻜُﻢْ
“Dan jika kamu tanyakan kepada mereka (tentang apa yang mereka lakukan itu), tentu mereka akan menjawab: “Sesungguhnya kami hanya BERSENDA GURAU dan BERMAIN-MAIN saja”. Katakanlah: “Apakah dengan Allah, ayat-ayatNya dan RasulNya kamu selalu BEROLOK-OLOK?” Tidak usah kamu minta maaf, karena kamu kafir sesudah beriman… [At Taubah : 65-66]

No comments:

Post a Comment