Saturday, February 4, 2017

Salah satu ciri ahlul bid'ah adalah sulit menjawab pertanyaan mudah.


Setelah berdiskusi dengan banyak orang suka melakukan amalan bid'ah, sampailah saya pada kesimpulan sederhana, ternyata meskipun banyak diantaranya jauh lebih berilmu dari saya namun ketika diajukan pertanyaan sangat mudah dan hanya perlu jawaban sederhana mereka sulit menjawabnya.
Dulu saya punya seorang teman, jebolan beberapa pondok pesantren, menguasai banyak ilmu seperti nahwu dan shorof, dasar ilmu tafsir, bahasa Arab nya udah selevel ustadz dan kyai dst. Namun ketika saya bertanya, "apakah Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam dan para sahabat beliau pernah mengamalkan tahlil kematian ?", jawaban dia malah muter keliling dunia empat kali, dia menjelaskan mulai pembagian Bid'ah, dalil qiyas sedekah, keutamaan berbakti kepada orang tua dst., padahal saya memerlukan jawaban dari dia dengan dijawab hanya beberapa huruf saja, saya perlu jawaban " ya pernah"atau "tidak pernah".
Benar kata Ustadz Maududi Abdullah, " para pengamal bid'ah itu sejatinya mengetahui bahwa apa yang diamalkannya selama ini sama sekali tidak pernah diamalkan oleh Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam ataupun para sahabat beliau, namun hati mereka sulit hijrah dari perbuatan bid'ahnya dan menuju amalan sesuai Sunnah, akhirnya mereka melakukan pembenaran dengan dalil-dalil syar'i agar apa yang diamalkan itu terasa benar dan diakui orang lain itu adalah amalan yang benar."
Waallahua'lam.

No comments:

Post a Comment