Thursday, February 7, 2019

KENAPA SEORANG MUSLIMAH HARUS BERILMU ?


Oleh Siswo Kusyudhanto
Dalam sebuah kajian seorang ustadz menyebutkan kenapa sangat banyak ulama menulis kitab tentang fikih wanita? Sementara kitab fikih khusus lelaki sangat sedikit?, Beliau menjelaskan karena ulama menaruh perhatian besar kepada generasi Islam selanjutnya dan yang berperan penting dalam menyiapkan generasi Islam dimasa depan adalah wanita bukanlah lelaki saja.
Pendidikan pertama seorang anak adalah ditangan wanita, maka ketika seorang wanita bodoh dalam ilmu agama maka tentu generasi yang hidup kemudian adalah generasi yang juga bodoh kepada agama, sebaliknya jika wanita kebanyakan berilmu maka generasi yang hidup kelak kemudian diharapkan juga berilmu.
Maka tidak benar tuduhan kaum liberal bahwa Islam mengekang wanita dalam hal pendidikan, dan melarang wanita menuntut ilmu.
Mungkin tuduhan demikian disematkan kaum berpaham liberal karena menurut mereka namanya ilmu adalah ilmu untuk menggapai dunia, sementara bagi Umat Islam, namanya ilmu adalah ilmu untuk mendapatkan kedudukan di akhirat kelak,
Waalahua'lam.
Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
كُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ، وَاْلأَمِيْرُ رَاعٍ، وَالرَّجُلُ رَاعٍ عَلَى أَهْلِ بَيْتِهِ، وَالْمَرْأَةُ رَاعِيَةٌ عَلَى بَيْتِ زَوْجِهَا وَوَلَدِهِ، فَكُلُّكُمْ رَاعٍ، وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ.
“Kamu sekalian adalah pemimpin, dan kamu sekalian bertanggung jawab atas orang yang dipimpinnya. Seorang Amir (raja) adalah pemimpin, seorang suami pun pemimpin atas keluarganya, dan isteri juga pemimpin bagi rumah suaminya dan anak-anaknya. Kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu sekalian akan diminta pertanggungjawabannya atas kepemimpinannya.”
(Hadits shahih: Diriwayatkan oleh al-Bukhari (no. 893, 5188, 5200), Muslim (no. 1829), Ahmad (II/5, 54, 111) dari Ibnu ‘Umar radhi-yallaahu ‘anhuma. Lafazh ini milik al-Bukhari.)
Sumber Referensi "Kewajiban Mendidik Anak", karya Ustadz Abdul Qodir Jawas di web almanhaj.or
Foto kajian Muslimah Masjid Raudhatul Jannah Pekanbaru

No comments:

Post a Comment