Tuesday, August 14, 2018

KETAUHILAH RIBA LEBIH BURUK DARI PELACURAN


Oleh Siswo Kusyudhanto
" Tak ada bedanya adanya bapak-bapak yang menawari pinjaman dengan nilai kecil dipasar dan jalanan dengan mereka yang duduk di kantor-kantor bank di ruangan yang sejuk dan nyaman, semuanya sama, mereka sama2 rentenir, pemakan riba.
Kita selalu menganggap pelacuran adalah hina
padahal riba lebih hina dari pelacuran dimata agama, riba lebih buruk dimata Allah dan RasulNya.
Karena riba sudah membelenggu banyak orang, dan banyak orang kesulitan lepas dari perkara riba lalu mereka menganggap riba adalah hal yang biasa, hal yang lumrah.
Tinggalkan riba, karena seringan-ringannya dosa riba setara dengan perbuatan berzina dengan ibunya sendiri.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
دِرْهَمُ رِبًا يَأْكُلُهُ الرَّجُلُ وَهُوَ يَعْلَمُ أَشَدُّ مِنْ سِتَّةِ وَثَلاَثِيْنَ زَنْيَةً
“Satu dirham yang dimakan oleh seseorang dari transaksi riba sedangkan dia mengetahui, lebih besar dosanya daripada melakukan perbuatan zina sebanyak 36 kali.” (HR. Ahmad dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al-Albani dalam Misykatul Mashabih mengatakan bahwa hadits ini sahih).
Dari Al-Bara bin Azib, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
الرِّبَا اثنان وسبعون بابًا، أدناها مثل إتيان الرجل أمَّه، وإن أرْبَى الربا استطالة الرجل في عرض أخيه
“Riba memiliki tujuh puluh dua pintu, yang paling rendah seperti menzinahi ibu kandungnya. Dan sesungguhnya riba yang paling riba adalah merusak kehormatan saudaranya.” (HR. Ath-Thabrani. Lihat silsilah shahihah no. 1871).
Dikutip dr Ustadz Armen Halim Naro Lc. Rahimahullah.
Sumber referensi "Lebig besar Dosa Riba", oleh Ustadz Abu Yahya Badrusallam di muslim. Or. Id
Foto Baliho Dakwah Anti Riba di Jalan Sudirman Ujung Pekanbaru.

No comments:

Post a Comment