Sunday, August 7, 2016

Model kajian bagi akhwat.

Model kajian bagi akhwat.

Ini contoh model kajian bagi akhwat di Masjid Raudhatul Jannah Pekanbaru, yakni ustadz berbicara dengan para jamaah akhwat dibatasi hijab(sekat kain), sehingga ustadz pria yang menyampaikan tidak terganggu pandangan para akhwat, dan tidak menjadi fitnah syahwat bagi ustadz pria.
Kalau dibandinging kajian lain sungguh kontras, apalagi dengan acara dakwah di televisi dimana ustadz pria, ustadzah, pembawa acara pria dan wanita dan para penonton berlainan lawan jenis bercampur aduk, bahkan didalamnya juga banyak diisi nyanyian dan candaan, SubhanAllah. Jadi ingat perkataan Ustadz Abdul Qodir Jawas, "yang mereka lakukan sebenarnya bukan dakwah, tapi penistaan pada agama ini, karena agama ini adalah perkara serius harusnya disampaikan dengan tata cara sesuai syariat dan tidak diselingi kemaksiat seperti nyanyian dan candaan berlebihan".
Syaikh Abdullah Al Faqih menjawab soal kajian bagi para akhwat sebagai berikut ;
Boleh hukumnya bagi siswa wanita untuk menghadiri pelajaran yang diisi oleh laki-laki apabila aman dari fitnah dan terjaga batas-batas syariat yaitu tetap mengenakan hijab, menjauhi khalwat (berdua-duaan), dan menundukkan suara. Dari Abu Sa’id Al Khudri, para wanita berkata, “Wahai Rasulullah! Para lelaki telah mengalahkan kami (dalam hal ilmu), maka jadikanlah untuk kami satu hari buatmu (mengajar)”. Maka beliau menjanjikan satu hari untuk mereka para wanita berkumpul, memberi mereka nasihat, dan memerintahkan mereka (pada ketaatan) (HR Bukhari)
Ibnu Batthal berkata, “Dalam hadits ini yaitu permintaan para wanita akan perkara agama mereka, (menunjukkan) bolehnya mereka para wanita berbicara dengan laki-laki dalam masalah ini (yaitu pengajaran agama), apabila memang ada kebutuhan dalam hal tersebut” (Syarh Shahih Al Bukhari karya Ibn Batthal)
Akan tetapi yang lebih utama di atas semuanya itu adalah mengajar dari balik hijab dalam rangka menutup pintu fitnah dan itu lebih menyucikan hati. Lihat fatwa no 54191.

No comments:

Post a Comment