Thursday, August 17, 2017

Jangan terjebak merk "syar'i"


Pagi tadi ditelpon seorang teman di Medan, dia bercerita tentang proses pengobatan yang dilakukan kepada seorang ustadz yang mengenalkan diri sebagai ahli ruqyah Syar'i, namun kalau melihat cerita teman yang menjalani pengobatan mengatakan bahwa dia diminta oleh ustadz itu untuk berdzikir melafadzkan basmalah sebanyak 1000 kali, dan harus membakar tempurung kelapa dirumahnya maka saya simpulkan itu bukan metode syar'i, karena selama mengikuti kajian materi ini belum pernah ada ustadz menyampaikan metode ruqyah Syar'i seperti itu.
Lalu saya berikan nomer seorang ustadz di daerah Sumatera Utara yang benar-benar ahli dalam ruqyah Syar'i, itupun setelah membicarakan dengan Ustadz Waris, seorang ahli ruqyah Syar'i di daerah Riau yang banyak melakukan pelatihan ruqyah Syar'i, semoga ini ditindak lanjuti oleh yang bersangkutan.
Melihat pengalaman teman di Medan ini saya himbau berhati-hati dalam memilih rujukan dan tempat konsultasi perkara agama, jangan terjebak merk-nya saja, atau atas dasar pengakuan orang, namun belajar ilmu yang benar agar mengetahui mana yang benar dan salah, sehingga dapat menghindari pilihan yang salah.
By Siswo Kusyudhanto

No comments:

Post a Comment